CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Monday, August 11, 2008

Agustus

Agustus mengingatkan aku pada sebuah moment yang begitu indah dan berarti buatku dan buat bangsaku. Dibulan ini begitu semarak dengan warna merah putih yang tersebar diantero tanah airku. Terasa begitu semarak dan antusias dalam semangat merah putih. Yang jadi permasalahan apakah dibalik simbol-simbol itu masih adakah taersimpat makna? Masih ingatkah kita pada bagaimana merah putih pertama kali dikibarkan? Masih ingatkah kita berapa banyak pengorbanan jiwa untuk merah putih? Untuk mendalami semua itu mari kita belajar sejarah bangsa kita. Mari kita menitik sejarah bangsa kita.

Bangsa Indonesia Merdeka pada tahun 1945 begitu panjang sejarah bangsa kita sampai seperti sekarang. Sebagai generasi muda sebaiknya kita melihat sejarah kedepan agar nilai-nilai pengorbanan para patriot bangsa kita tidak sia-sia. Mari kita memupuk nasionalisme kita dengan perjalanan merah putih melalui buku dan research (penelitian) betapa bangganya mereka yang telah berkorban demi bangsa dan tanah air kita apabila kita berada pada posisi dimana kita memberikan yang terbaik buat bangsa ini. mari kita bekerja keras,ikhlas, intelektual,dan jujur untuk kemajuan bersama. Tepis ditorsi yang ada, satukan komitmen untuk membangun bersama-sama ditangan kitalah apa yang akan terpanpan dimasa depan bangsa kita.
Kekerasan dan Premanisme adalah hal yang paling buruk didalam suatu tatanan masyarkat dimana pun berada. Tetapi keadaan yang kondusif dan masyarkat yang sejahterah adalah hal yang paling penting yang seharusnya kita pikirkan bersama-sama. Bulan Agustus adalah tonggak untuk mengukur nilai-nilai nasionalisme kita. Apakah kita sudah banyak berbuat untuk negara kita? saya kira jawaban untuk pertanyaan tersebut ada pada diri kita masing-masing. Rasa nasionalisme adalah milik kita semua dan harus kita miliki tapi untuk menilai seberapa besar rasa nasionalisme kita maka akan kembali pada diri kita masing-masing.
Indonesia terbentuk dari para pejuang yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, orang-orang Intelektual, memiliki Integritas dan komitmen buat tanah pertiwi mereka maka mari kita kembali kesemangat yang dirintis oleh builder or fonder negara kita. Kalau kita tidak mempelajari sejarah maka kita akan jauh dari kommitmen bangsa kita, Mari kita memahami konsep-konsep terbentuk negara kita untuk menciptakan pemerintahan yang tidak berlandaskan pada moralitas-moralitas rendah, moralitas yang disamakan dengan binatang yaitu Korupsi, Suap,Nepotisme dan Skandal sex. Pembangunan masayarakat yang adil dan sejahterah harus berlandaskan moralitas yang bersih agar tercipta pemerintahan yang bersih dan memiliki harkat dan martabat baik dimata Tuhan dan masyarakat pada umunya.

No comments: