Wednesday, September 3, 2008
moment suci Ramadhan
Ramadhan gaung yang kedengaran setiap tahunnya. Dengan eforia yang sama dengan antusias masyarakat muslim yang menyambat bulan yang suci ini dengan suka cita. Dengan jumlah penduduk muslim yang terbesar didunia otomatis ramadhan adalah moment yang ditungguh-tungguh. Dengan melihat animo masyarakat yang cukup besar dalam menyambut bulan puasa ramadhan ini dengan diadakan beberapa event yang menyangkut ramadhan terbersik dihati adakah kegiatan ini hanya bersifat temporer atau memang suatu hal yang telah yang telah menjadi suatu kewajiban bagi masyarakat muslim. Kalau ramadhan dijadikan menjadi hal yang bersifat kewajiban maka ramadhan menjadi lebih bermakna dan lebih hidup.
Monday, August 11, 2008
Agustus
Agustus mengingatkan aku pada sebuah moment yang begitu indah dan berarti buatku dan buat bangsaku. Dibulan ini begitu semarak dengan warna merah putih yang tersebar diantero tanah airku. Terasa begitu semarak dan antusias dalam semangat merah putih. Yang jadi permasalahan apakah dibalik simbol-simbol itu masih adakah taersimpat makna? Masih ingatkah kita pada bagaimana merah putih pertama kali dikibarkan? Masih ingatkah kita berapa banyak pengorbanan jiwa untuk merah putih? Untuk mendalami semua itu mari kita belajar sejarah bangsa kita. Mari kita menitik sejarah bangsa kita.
Bangsa Indonesia Merdeka pada tahun 1945 begitu panjang sejarah bangsa kita sampai seperti sekarang. Sebagai generasi muda sebaiknya kita melihat sejarah kedepan agar nilai-nilai pengorbanan para patriot bangsa kita tidak sia-sia. Mari kita memupuk nasionalisme kita dengan perjalanan merah putih melalui buku dan research (penelitian) betapa bangganya mereka yang telah berkorban demi bangsa dan tanah air kita apabila kita berada pada posisi dimana kita memberikan yang terbaik buat bangsa ini. mari kita bekerja keras,ikhlas, intelektual,dan jujur untuk kemajuan bersama. Tepis ditorsi yang ada, satukan komitmen untuk membangun bersama-sama ditangan kitalah apa yang akan terpanpan dimasa depan bangsa kita.
Kekerasan dan Premanisme adalah hal yang paling buruk didalam suatu tatanan masyarkat dimana pun berada. Tetapi keadaan yang kondusif dan masyarkat yang sejahterah adalah hal yang paling penting yang seharusnya kita pikirkan bersama-sama. Bulan Agustus adalah tonggak untuk mengukur nilai-nilai nasionalisme kita. Apakah kita sudah banyak berbuat untuk negara kita? saya kira jawaban untuk pertanyaan tersebut ada pada diri kita masing-masing. Rasa nasionalisme adalah milik kita semua dan harus kita miliki tapi untuk menilai seberapa besar rasa nasionalisme kita maka akan kembali pada diri kita masing-masing.
Indonesia terbentuk dari para pejuang yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, orang-orang Intelektual, memiliki Integritas dan komitmen buat tanah pertiwi mereka maka mari kita kembali kesemangat yang dirintis oleh builder or fonder negara kita. Kalau kita tidak mempelajari sejarah maka kita akan jauh dari kommitmen bangsa kita, Mari kita memahami konsep-konsep terbentuk negara kita untuk menciptakan pemerintahan yang tidak berlandaskan pada moralitas-moralitas rendah, moralitas yang disamakan dengan binatang yaitu Korupsi, Suap,Nepotisme dan Skandal sex. Pembangunan masayarakat yang adil dan sejahterah harus berlandaskan moralitas yang bersih agar tercipta pemerintahan yang bersih dan memiliki harkat dan martabat baik dimata Tuhan dan masyarakat pada umunya.
Bangsa Indonesia Merdeka pada tahun 1945 begitu panjang sejarah bangsa kita sampai seperti sekarang. Sebagai generasi muda sebaiknya kita melihat sejarah kedepan agar nilai-nilai pengorbanan para patriot bangsa kita tidak sia-sia. Mari kita memupuk nasionalisme kita dengan perjalanan merah putih melalui buku dan research (penelitian) betapa bangganya mereka yang telah berkorban demi bangsa dan tanah air kita apabila kita berada pada posisi dimana kita memberikan yang terbaik buat bangsa ini. mari kita bekerja keras,ikhlas, intelektual,dan jujur untuk kemajuan bersama. Tepis ditorsi yang ada, satukan komitmen untuk membangun bersama-sama ditangan kitalah apa yang akan terpanpan dimasa depan bangsa kita.
Kekerasan dan Premanisme adalah hal yang paling buruk didalam suatu tatanan masyarkat dimana pun berada. Tetapi keadaan yang kondusif dan masyarkat yang sejahterah adalah hal yang paling penting yang seharusnya kita pikirkan bersama-sama. Bulan Agustus adalah tonggak untuk mengukur nilai-nilai nasionalisme kita. Apakah kita sudah banyak berbuat untuk negara kita? saya kira jawaban untuk pertanyaan tersebut ada pada diri kita masing-masing. Rasa nasionalisme adalah milik kita semua dan harus kita miliki tapi untuk menilai seberapa besar rasa nasionalisme kita maka akan kembali pada diri kita masing-masing.
Indonesia terbentuk dari para pejuang yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, orang-orang Intelektual, memiliki Integritas dan komitmen buat tanah pertiwi mereka maka mari kita kembali kesemangat yang dirintis oleh builder or fonder negara kita. Kalau kita tidak mempelajari sejarah maka kita akan jauh dari kommitmen bangsa kita, Mari kita memahami konsep-konsep terbentuk negara kita untuk menciptakan pemerintahan yang tidak berlandaskan pada moralitas-moralitas rendah, moralitas yang disamakan dengan binatang yaitu Korupsi, Suap,Nepotisme dan Skandal sex. Pembangunan masayarakat yang adil dan sejahterah harus berlandaskan moralitas yang bersih agar tercipta pemerintahan yang bersih dan memiliki harkat dan martabat baik dimata Tuhan dan masyarakat pada umunya.
Friday, August 1, 2008
Makassar 1 Agustus 2008, pertemuan dengan seorang teman membuat suasana baru untuk lebih menjangkau yang selama ini tersembunyi dibalik hal tidak dilihat oleh mata. tersingkirkhan, termajinalkan dan disepelehkan membuatku bangkit searah dengan bangkitnya Indonesiaku.. Begitu indah nama negaraku apa seindah yang adnjawaa didalamnya.. Prilaku masyarakatnya, prilaku aparatnya, dan prilaku hukumnya? hal tersebut menjadi suatu pertanyaan yang menjadi pr kita bersama untuk menjawab. hal yang fundamental didalam membangung bangsaku adalah bagaimana mengembalikan harga diri sebagai anak bangsa dan membangun martabat bangsa baik didalam maupun diluar.
Monday, July 28, 2008
pemikiran
tak terasa begitu cepat waktu berlalu. untaian waktu disertai angin membuatku terlena pada hal-hal yang sepele dan tidak perlu untuk dipusingkan tetapi ada juga hal-hal yang perlu untuk diperhatikan juga. Tak terasa waktu jualah yang mengantarkanku dipenghujung kepemimpinan era sby dan M. Yusuf Kalla begitu banyak hal-hal yang perlu kita cermati selama periode tersebut antara lain apakah kita sudah terjamin Stabilitas politik kita? Apakah kita sudah merasa aman ? Apakah kita sudah merasa terpenuhi sgala kebutuhan pribadi kita maupun yang seharusnya menjadi tanggungan negara? akan banyak pertanyaan yang akan muncul dengan perkataan yang dimulai Apakah? kita perlu perenungan bersama atas jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut diatas. Gerakan perpolitikan menjelang pemilu ini terasa begitu panas dan penuh dengan warna-warni dimana banyak bendera-bendera partai yang menghiasi jalanan bukan lagi pohon-pohon yang hijau yang menyejukkan mata dan menentramkan hati. begitu kentalnya nuansa pemilu kita begitu terasa lama sekali perjalanan itu... sebagai warga negara Indonesia yang ada dibelakang layar kita hanya berharap agar selama Pra pemilu tidak ada chaos dan pertumpahan darah. Ketentraman di Indonesia menjadi barang yang cukup langkah sekarang ini, marilah kita bersama-sama saling bahu membahu untuk membenahi Indonesia kita menuju negara yang beradab dan bermoral... Tidak ada kata untuk mengatakan tidak kalau Indonesia ingin setara dengan negara-negara asia yang sudah maju diantara cina, hongkong dan korea maka indonesia harus berbenahi diri dari sekarang..
Wednesday, July 16, 2008
melangkah diatas awan
tak terasa usia makin hari makin menuju titik kelemahan ingatan dimana kita akan menampung segala yang terjadi sekililing kita dengan penuh keterbatasan. kucoba untuk mengingat sgala yang telah terjadi dengan sgala kemampuan yang ada. ditengah keterbatasan itu ada sedikit titik terang untuk bangkit dan mulai membenahi diri kearah yang lebih baik. kebangkitan itulah kata yang terbaik buat seorang rusliana ditengah perjalanan hidup yang cukup panjang dan derasnya cobaan yang mendera tapi itu semua mengajarkan saya untuk tetap untuk berdiri kokoh dan tangguh.... trima kasih untuk semuanya atas apa yang telah terjadi dimasa lalu, sekarang dan akan datang.. Melangkah diatas awan adalah momentum awal dari sebuah perjalanan awal dari kebangkitan.
Subscribe to:
Posts (Atom)





